Posted by: Kholid on: Mei 9, 2008
Tulisan ini terinspirasi ketika tadi pagi aku menonton acara televisi di metro tv.
Daripada pusing memikirkan kenaikan harga BBM (utamanya premium) yang kisarannya kira-kira akan mencapai 30 persen, telah ada diantara kita yang telah mengaplikasikan bahan bakar gas (elpiji) ke sistem bahan bakar sepeda motor. Teknisnya, yaitu dengan memanfaatkan elpiji yang dibagikan oleh pemerintah, berhubung ukurannya yang terbilang ringan yaitu 3 (tiga) kilogram. Tabung elpiji seperti ini layak untuk diaplikasikan di sepeda motor, karena tidak perlu lagi kita memikirkan pembuatan tabung gas khusus untuk sepeda motor. Tabung elpiji ukuran ini juga sudah amat banyak di pasaran, lagi pula bila gasnya habis cukup lepas tabungnya dan tukarkan dengan yang baru.
Atau bila merasa kurang juga dengan ukuran tabung yang cuma tiga kilogram, ingin yang lebih besar ukurannya. Boleh juga menggunakan elpiji yang berukuran 12 kilogram, wah kalau yang ukuran seperti ini mah kelewatan gede, nanti malah bingung peletakannya.
Prinsip kerja Sepeda Motor berbahan bakar gas :
Prinsipnya tidak serumit yang kita bayangkan, hanya mengganti sistem bahan bakar yang tadinya menggunakan bahan bakar bensin (premium/pertamax) menjadi gas elpiji. Secara teknis tidak ada bagian mesin yang dilakukan perombakan total, bahkan karburator masih yang standar. Kemungkinan hanya pada settingan karburator saja. Saringan (filter) udara dilepas, gantinya dipasang penghubung antara karburator dengan tabung elpiji. Lalu tabung elpiji yang tiga kilogram itu diletakkan di bagian belakang motor dengan menambah pelat besi tambahan.
Prinsip kerja motor bakar
Prinsip motor bakar pada mesin berbahan bakar bensin adalah melakukan pencampuran antara bensin dengan udara dengan perbandingan proporsional 15:1, 15 (lima belas) untuk udara dan 1 (satu) untuk bensin. Karburator bertugas melakukan pencampuran bahan bakar bensin dengan udara dan menyemprotkan campuran bensin dan udara itu dalam bentuk kabut ke ruang bakar. Campuran bensin dan udara disemprotkan ke ruang bakar (combustion chamber) pada saat langkah hisap (suction). Setelah dilakukan kompressi (pemampatan) lalu agar campuran bahan bakar dan udara itu terbakar, busi memercikkan bunga api. dan terjadilah proses pembentukan tenaga (power) sehingga mesin dapat menjalankan kendaraan melalui pengaturan transmisi dan penggerak roda.
Karena sumber bahan bakar yang mudah terbakar tak cuma bensin, ada berbagai sumber bahan bakar lain yang dapat digunakan untuk mesin bensin standar. Seperti pertamax, Aftur, Minyak Tanah, Bio premium dan sebagainya. Gas elpiji (LPG) juga merupakan bhan bakar yang amat mudah terbakar sehingga dapat digunakan sebagai alternatif bahan bakar bensin.
Mengapa yang digunakan gas elpiji ?
Ternyata memang orang Indonesia itu sangat kreatif bro.., benar benar tidak terpikirkan sebelumnya.
Di kala sulit seperti ini ternyata masih ada solusi yang bisa kita perbuat.
Bayangkan, rencananya pemerintah akan menaikkan harga bahan bakar premium dari Rp. 4500 menjadi Rp. 6000.
Mari kita ambil itung-itungan dengan sistem bahan bakar bensin (default)
Motor yang digunakan adalah suzuki smash 110
Bila menggunakan sistem bahan bakar gas :
Yup, akhirnya penggunaan tabung gas pada sepeda motor menurutku masih sebatas wacana. Karena tidak mungkinlah meletakkan tabung di belakang motor, jadi tidak pantas saja dilihatnya. Apalagi mengganggu jatah penumpang di belakang dan juga dari sisi keamanan. Apakah tabung gas ini cukup aman digunakan pada sepeda motor, bagaimana jika terjadi benturan.
Bagi yang sering bawa boncengan apalagi bila yang dibonceng adalah sang pacar, siap-siap dech dicemberutin. Abis yang disenderin adalah tabung gas, kan lumayan sakitnya (besi sih).
#1
Terima kasih atas apresiasinya pada artikel ini, akan tetapi untuk prosedur lengkapnya, saya kira bisa menghubungi redaktur metro tv. Untuk mengetahui alamat saudara kita yg berhasil menerapkan sistem ini.
#2
Monggo, silahkan mas. Saya turut senang bila artikel saya bermanfaat bwt orang lain.
hebat mas, ini patut ditiru kraetifitasnya…..:)
keterpurukan, kemiskinan, jangan hanya diratapi tapi dipikirkan solusinya..! terus terang saya bangga ini baru anak negeri….jangan lupa dipatenkan…..!!
[...] Bagi yang sering bawa boncengan apalagi bila yang dibonceng adalah sang pacar, siap-siap dech dicemberutin. Abis yang disenderin adalah tabung gas, kan lumayan sakitnya (besi sih). (Sumber) [...]
Somehow i missed the point. Probably lost in translation
Anyway … nice blog to visit.
cheers, Frilly.
saya,masih sedikit bingung mas, tadi anda katakan saringan udara dilepas,truas dibuatkan koneksi dari tabung gas lpg ke karburator,trus untuk pengambilan udara campurannya gimana donk,mesin gak bisa idup klu gak ada udara. sistem buka tutup katup gasnya gimana mas..tks bls ya
Mei 9, 2008 pada 9:53 am
jujur saja saya sangat takjub dengan berita yang saya lihat di metro mengenai motor tenaga elpiji tersebut, dan saya acungkan jempol untuk penemunya.
secara pribadi saya sangat tertarik untuk mempelajari mengenai motor tenaga elpiji ini dan ingin belajar, namun sumber yang ada tidak dapat memenuhi keinginan saya, jika berkenan bersediakah saudara membagi ilmu dengan saya