Motor Hybrida Konsep Berbahan bakar LPG dan Bensin

679kanzen-lpg-axl-1.jpgGuna memperjelas artikel saya yang sebelumnya, bahwa sebenarnya mesin motor dapat diaplikasikan dengan bahan bakar elpiji (gas), berikut ini adalah artikel tentang motor konsep buatan PT. Kanzen Motor Indonesia. Rencananya sih motor konsep ini akan diproduksi secara massal dalam waktu yang belum ditentukan.

Di Jakarta Motorcycle Show 2008, Kanzen pamer Kanzen Hybrid. Bisa menggunakan bahan bakar gas LPG (Liquid Petroleum Gas) atau bensin biasa, tinggal tekan sakelar untuk memilihnya. Ini bikin penasaran gimana performanya. Untuk itu tim MOTOR Plus coba jajal duluan.

“Ini tahap awal. Pengembangan selanjutnya akan dibuat panel penunjuk temperatur mesin,” bilang Chris Andri Tjahjono, Product Engineering, PT Kanzen Motor Indonesia (KMI). 680kanzen-lpg-axl-2.jpgKok butuh tanda penunjuk kondisi suhu mesin? “Iya lewat panel suhu konsumen bisa tahu waktunya memindahkan suplai bensin ke gas,” ungkap Chris yang berkantor di Karawang Timur, Jawa Barat.

Jadi, ketika mesin dingin menggunakan suplai bensin dulu. Tujuannya supaya mempercepat panas mesin menuju titik ideal. Bila temperatur sudah dianggap pas, konsumen tinggal pencet tombol merah di sayap kanan motor. Tombol yang dipencet akan mengalihkan suplai bahan bakar dari bensin ke gas.

681kanzen-lpg-axl-3.jpgPengenalan ini jadi tahap awal sebelum MOTOR Plus mengendarai Hybrid. Sekitar 30 menit Hybrid diajak berputar keliling lahan pabrik. Tahap awal Hybrid punya kesan lebih berat dibanding Kanzen Taurus yang jadi basis mesin dan rangka.

Meski begitu, stabilitas Hybrid nggak perlu diragukan. Walaupun ada tambahan beban 3 kg dari volume dan wadah gas yang belum termasuk rangkai komponen pendukung suplai gas, Hybrid tetap nyaman dikendarai ataupun diajak manuver. 682kanzen-lpg-axl-4.jpg

Tapi, ada sedikit perbedaan dari versi Hybrid yang diswitch pakai bensin. Gas dipelintir perlahan buat mengecek putaran mesin. Hybrid kurang begitu responsif dengan bahan bakar gas dibanding pakai bensin.

Saat suplai bahan bakar gas digunakan putaran mesin menengah ke atas terasa sedikit lebih lambat dibanding yang menggunakan bensin. Chris bilang gas kalorinya 10% lebih rendah dibanding bensin. Artinya, panas untuk menghasilkan energi di ruang bakar lebih lama dibanding bensin.

Meski demikian, penyempurnaan tinggal menunggu waktu sebentar lagi. Jadi, kapan nih?

LPG SETARA BENSIN OKTAN 98

683kanzen-lpg-axl-5.jpgLPG untuk kompor rumah tangga terdiri dari campuran kimia propana dan butana. Menurut Chris Andri dari Product Engineering PT KMI (Kanzen Motor Indonesia), setara bensin oktan 98. Makanya bisa dipakai di mesin rasio kompresi 10 : 1.

Jadi nggak masalah LPG rumah tangga dipakai untuk motor. Selain lebih murah, juga mudah didapat. Sehingga konsumen tak repot mencarinya. Apalagi dari pengujian 3 kg tabung LPG Rp 15 ribu sanggup menempuh jarak 240 km. Bandingkan jika pakai bensin 1 liter Rp 5.500, hanya 40 km. Eh, sekarang malah Rp 5.000. Pakai gas, iritnya pasti nambah.

Ralat: Harga premium per 15 Januari 2009 telah turun kembali menjadi Rp. 4500 per liter.

Hanya saja untuk menerapkan LPG ke motor harian caranya tidak seperti memasak di kompor gas. Tinggal putar pengatur debit gas, sambil pematik gas ditekan untuk menyalakan kompor.

Tapi dengan gas LPG yang memiliki tekanan di dalam tabung sekitar 8 bar. Sebelumnya gas cair tadi lebih dulu diperkecil tekanan oleh evaporator dua tingkat. Di mana pada tingkat pertama gas diatur sampai memiliki tekanan 2 bar.

“Lalu pada tahap tingkat kedua LPG memiliki tekanan ½ bar. Uap Gas tadi baru bisa dipatik api busi di dalam ruang bakar. Mesin pun baru mau nyala normal,” lanjut pria ramah ini.

Tak sampai di situ. Agar gas bertekanan ½ bar dapat mengikuti putaran mesin, debitnya diatur komponen bernama APFC (Accelarated Power by Fuel Consumsion) yang posisinya bersebelahan dengan evaporator. Dan untuk bisa bercampur dengan udara bertekanan, tepat di lubang venturi karburator asli juga terpasang Mixer.

Sebaliknya jika pengendara ingin kembali gunakan bensin biasa. Caranya cukup tekan sakelar pemisah antara LPG dan bensin di cover sayap. Lalu tunggu sekitar 40 detik, sampai suplai bensin ke bak karburator benar-benar sudah terpenuhi.

“Untuk mengatur aliran bensin maupun LPG, tugas sekelar tadi memerintah switch valve di dekat tabung gas dan di slang karbu untuk menutup aliran gas LPG. Maka yang turun selanjutnya besin,” tambah Chris.

Motor plus online