Tips mengganti Switch Idling Stop Vario 125

Setelah pemakaian kurang lebih 32 bulan atau 2 tahun lebih, mulai nampak trouble pada Honda Vario 125 ISS saya, yaitu switch Idling Stop tidak bekerja dengan baik. Bila seharusnya lampu penanda Idling Stop warna hijau menyala pada saat switch dipilih Idling Stop, akan tetapi sama sekali kali ini tidak ada perubahan, lampu penanda idling stop tetap mati.

idling-stop1

Dampaknya adalah motor saya tidak bisa lagi memanfaatkan fitur idling stop, saat mesin idling lebih dari 3 detik, mesin tidak bisa mati secara otomatis. Selain itu timbul gejala nyendat yang cukup parah, gejala ini baru muncul saat switch idling stop bermasalah.

Menurut keyakinan saya, mungkin hanya switchnya saja yang rusak sehingga cukup mengganti switch idling stop. Kemungkinan switch rusak bisa saja terjadi apalagi bila sering menggunakan tombol idling stop dan terpengaruh cuaca selama berkendara atau saat kendaraan terparkir.

Cara penggantian switch:

  1. Sediakan part pengganti Switch Assy Idling Stop. Part dapat dibeli di HEPS Online atau dealer/bengkel AHASS terdekat. Saya membeli dengan harga Rp.40 ribu di bilangan Kebon Jeruk Jakarta Pusat.
  2. switchiss_zpsd015ec0bUntuk membuka switch ternyata kita perlu membuka batok setang bagian depan, untuk yang bagian belakang tidak perlu dibuka.
  3. Sebelum membuka cover setang, kita perlu membuka cover segitiga di depan [nomor 2], caranya buka baut baut pada nomor 1, kemudian angkat ujung cover dekat posisi [nomor 5] sambil didorong ke atas. Hati-hati jangan sampai mematahkan pengait plastiknya.cover setang 1
  4. Setelah itu lanjut membuka kedua spion kiri dan kanan
  5. Lepas semua baut yang ditunjukkan pada gambar di bawah, ada empat buah baut.
  6. Kemudian angkat pelan-pelan cover setang bagian depan, dimulai dari pengait [nomor 5], hati-hati saat menarik, untuk memudahkan bisa menggunakan kartu atm yang tidak terpakai, kemudian dorong ke sela-sela cover depan dan cover belakang hingga pengait terlepas. Lakukan pada kedua sisi, sisi kanan dan kiri
  7. Setelah itu lanjut pada sisi tengah cover depan, lepaskan pengait [nomor 7], sehingga cover depan dapat terlepas dengan mudah.cover setang
  8. Setelah cover depan terlepas, lepas penutup debu switch idling stop kemudian lepas konektornya
  9. Cara melepas switch yaitu dengan menggunakan obeng minus dari dalam cover, dorong pengait di sisi kiri dan kanan switch sambil mendorong switch keluar.
  10. Untuk memasang switch yang baru, lakukan arah kebalikan.

Review Busi Platinum NGK CR8EGP pada Honda Vario 125 ISS

Sebetulnya untuk pemakaian sehari-hari, saya telah menggunakan busi iridium Denso IU27 pada Honda Vario 125 ISS saya. Akan tetapi berhubung pemakaian sudah lebih dari satu tahun, dan kinerjanya sudah semakin menurun ditandai dengan agak sedikit ngempos di putaran bawah maka saya mencari pengganti busi iridium yang selama ini terpasang.

Setelah survey secara online, mengamati busi apa yang cocok untuk Honda Vario 125, maka pilihan yang muncul adalah penggunaan busi platinum NGK CR8EGP. Banyak yang mengatakan bahwa penggunaan busi iridium untuk pemakaian harian lebih banyak mubazirnya dibandingkan kinerja yang dihasilkan, apabila mengingat harganya yang cukup mahal.

Busi platinum menjadi alternatif, karena harganya sangat murah dibanding busi iridium, harganya cuma bebeda sedikit dibanding busi original tipe Denso U27EPR9. Saya mendapatkannya melalui toko online Tokopedia, harganya cuma Rp.28.000 saja.

Berikut foto-foto perbandingan busi NGK CR8EGP dan DENSO U27EPR9, mohon maaf tidak menampilkan foto busi iridium DENSO IU27 dikarenakan lupa memfoto.

Review setelah pemakaian busi platinum NGK CR8EGP:

  1. Akselerasi di putaran bawah lebih yahud dibanding busi iridium DENSO IU27, hentakannya lebih terasa.
  2. Akselerasi di putaran menengah hingga atas cukup sebanding dengan penggunaan busi iridium DENSO IU27, sama-sama galak dan enteng dibejek gasnya.
  3. Bawaanya pengen ngegas terus, karena putaran gas jadi lebih enteng dan paling enak jika digeber dalam putaran tinggi. Beberapa kali saya merasa terhempas ke belakang saat berakselerasi, rasanya nikmat tenan..
  4. Jika menggunakan busi platinum NGK CR8EGP maka busi original menjadi sangat tidak enak jika dibandingkan, ibaratnya akan menjadi ketagihan dan tidak mau lagi memakai busi original.

Demikian review dari saya, meskipun sangat subjektif mengingat saya juga telah melakukan beberapa ubahan pada bagian CVT, yaitu pemakaian roller 15 gram milik Vario 150, V Belt milik Vario 125 ESP (dua sisi), Per CVT 1500 rpm TDR, dan penggantian air intake milik Honda PCX 150.

Selamat mencoba..

Akankah Honda CB190R menjadi penerus Honda Tiger

Semenjak saya menjual Bajaj Pulsar 200 beberapa tahun yang lalu, saya sebenarnya mengidamkan untuk naik kelas mencari motor batangan pengganti. Selama ini dari Pulsar 200 saya beralih ke motor matic yaitu Honda Vario 125 yang menjadi motor operasional sehari-hari untuk kerja.

Untuk mencari pengganti Pulsar 200 seperti pada artikel sebelumnya di sini dimana pada artikel tersebut Kawasaki Pulsar 200 NS adalah motor yang paling worth it to buy atau paling layak dibeli. Akan tetapi saya masih pikir-pikir untuk meminang produk bajaj kembali, dikarenakan trauma saat memilih Bajaj Pulsar yang lalu dimana secara sengaja ditinggalkan oleh pabrikan yaitu BAI (Bajaj Auto Indonesia).

Lalu dengan dirilisnya All New CB150R yang bertaburan fitur baru seperti lampu depan, rem dan sein yang sudah menganut LED, speedometer full digital dan transmisi 6 Speed cukup menggoyahkan sedikit  iman saya untuk meminang motor tersebut, walaupun saya belum bisa memilihnya dikarenakan kubikasi motor yang cuma 150 cc, sementara saya inginnya tetap bertahan di kubikasi 200 cc atau lebih besar.

Seperti yang sudah kita ketahui, pada beberapa hari yang lalu Honda merilis produk baru di China yaitu Honda CB190R. Videonya dapat kita lihat di bawah ini:

Secara tampilan menurut saya sangat bagus, sudah mengakomodir fitur-fitur yang terdapat pada All New CB150R. Hal yang menjadi ganjalan buat saya itu mesinnya, kenapa masih 190 cc bukannya 200 cc, selain itu kenapa masih menggunakan pendingin udara tidak seperti All New CB150R yang sudah berpendingin cairan. Bahkan powernya masih dibawah All new CB150R (16ps vs16,9 ps), sumber di sini.

Saya pikir kalau AHM merilis produk ini ke Indonesia dengan mesin yang sama dengan Honda CB190R yang dirilis di China, diperkirakan kurang dapat bersaing dengan produk yang sudah ada kecuali AHM mengganti dengan mesin bore up All new CB150R yang menurut saya sudah cukup canggih untuk saat ini atau dengan mesih yang lebih baik.

[Sharing] Soal Ujian Bahasa Inggris SIMAK UI

Berhubung rencana mau daftar program pascasarjana UI tahun ini, jadi sudah mulai gerilya dari sekarang cari-cari materi ujian penyaringan masuk UI atau yang biasa dikenal dengan SIMAK UI.

Ternyata temanku masih menyimpan soal Bahasa Inggris asli ujian masuk UI yang lalu, tapi saya tidak tahu itu materi ujian tahun berapa, karena di covernya tidak disebut tahun ujiannya. Supaya lebih bermanfaat buat rekan-rekan semua, soal bahasa inggris tersebut saya share di sini.

Nah yang jadi tantangannya adalah, kunci jawabannya belum ada, jadi tolong dibantu buat rekan yang menguasai bahasa inggris bantu saya mengerjakan soal-soalnya.. hehe..

img021

Soal dapat di download di SINI

[DIY] Membersihkan saklar lampu jauh dekat Honda Vario 125

Kemarin sewaktu berangkat kerja seperti biasa menggunakan Vario 125, saya merasakan ada yang janggal dengan lampu depan vario 125 saya, yaitu sewaktu melihat pantulan sinar lampu pada mobil di depan yang hanya menampilkan lampu senja, ternyata lampu dekatnya mati gan. Walhasil jadi muncul perasaan was-was takut ketilang pak pol nih karena lampu depan tidak dinyalakan.

Lampu yang padam saat itu kompak kedua-duanya, saya sudah mencoba memainkan saklar lampu jauh dekat beberapa kali, lampu bisa menyala tetapi tidak berapa lama langsung mati kembali. Insting montir saya menyatakan ada yang tidak beres pada saklar jauh dekat, dikarenakan bohlam lampunya masih bisa menyala, dan kalaupun putus mestinya tidak sekaligus kiri dan kanan.

Pulangnya saya coba membongkar saklar lampu jauh dekat yang posisinya ada di sebelah kiri batok lampu. Cara membukanya sangat mudah, cukup mencongkel saklar dari sebelah kiri/kanan dengan sebuah obeng kecil.

aho1

Saklar lampu jauh dekat (gambar diambil dari mazped.com)

Setelah dilepas konektornya, ternyata saklarnya sangat kotor gan, banyak debu dan kotoran yang menempel. Untuk membersihkan saklar tersebut, saya mempergunakan cairan WD40 supaya rontok segala kotoran yang menempel. Mungkin karena saklar yang kotor itu juga yang membuat saklar terasa panas pada saat motor digunakan.

Selesai membersihkan saklar dan memastikan saklarnya bersih/kering dari cairan yang sudah disemprot, kemudian pasang lagi saklar tersebut ke tempat semula. Coba nyalakan mesin, lampu sudah bekerja normal tidak mati-mati lagi, dan untuk memastikan  saya coba berulang kali memencet saklar lampu jauh dekat yo wis no problemo at all.. sipp…..

Festival Kuliner Bekasi – surganya penikmat kuliner

Sabtu itu seharian penuh kami berkeliling, semenjak subuh kami sudah berada di rumah orang tua untuk merayakan hari raya idul adha, lalu lanjut berwisata ke Taman Buah Mekar Sari di Cileungsi. Setelah puas melihat-lihat kebun buah dan memborong beberapa bibit tanaman buah sebagai soevenir lalu kami beranjak pulang, liputan mengenai wisata ke kebun buah baiknya nanti akan dibuat satu artikel tersendiri. Kami berangkat lewat tol jagorawi dan keluar exit tol cibubur lalu lurus arah jonggol, cileungsi, pulangnya kita ambil akses jalan yang berbeda, yaitu lewat jalan raya narogong bekasi, yang tembus hingga ke kota Bekasi guna menghindari jalan tol yang saya nilai terlalu berbahaya untuk dilewati.

Jam 4.30 mampir dulu ke Islamic Center Bekasi, untuk melaksanakan kewajiban sholat ashar dan menyegarkan badan, setelah  menyetir mobil kurang lebih dua jam.

Saat itu hari sudah sore dan perut sudah mulai meronta-ronta tanda kelaparan, terpikir untuk mampir ke Mall Summarecon Bekasi, karena di Mall Summarecon terdapat pusat kuliner yang ajib-ajib menunya.

Skip, lalu perjalanan dilanjutkan, untuk menuju mall summarecon ada dua akses, yaitu lewat stasiun bekasi atau lewat jalan baru yaitu fly over KH Nur Ali. Saya memilih untuk melewati fly over saja karena sudah bisa dipastikan aksesnya lebih cepat dan lancar.

Lewat fly over lalu ternyata untuk menuju mall summarecon kita dipermudah aksesnya melalui under pass yang tembus langsung ke parkiran mobil Mall Summarecon, mantap juga ya developer summarecon ini, terlihat sangat memanjakan siapa saja yang ingin bersenang-senang di mallnya. Dengan akses underpass tersebut kita tidak perlu memutari mall terlebih dahulu.

Saat masuk ke tempat parkir, mata saya terbelalak takjub, ternyata sedang ada event Festival Kuliner Bekasi yang diselenggarakan dari tanggal 26 September s/d 19 Oktober 2014, wah sudah lama juga ya dibukanya, berarti saya kudet nih (kurang update.. ckckck).

Nuansa pusat kuliner kali ini mengambil tema Kampung Wong Kito, yaitu nuansa adat palembang. Bukan berarti semua menu makanan dan minuman yang ada dalam event ini adalah khas palembang semua, terdapat juga menu-menu nusantara lainnya, hanya tema dekorasi dan nuansanya yang seperti berada di Palembang, lengkap dengan jembatan amperanya.

Jpeg

Kalau mau makan disini kita harus beli dahulu semacam kartu elektronik yang telah diisi saldo sesuai dengan keinginan kita, jadi saat kita menuju gerai makanan-minuman yang ingin kita beli kita cukup menyerahkan kartu tersebut dan gerai akan memotong pulsa yang terdapat dalam kartu sesuai harga menu makanannya.

Sistem kerja seperti ini saya acungi jempol, karena pembayaran akan terpusat di kasir utama dan tidak ada antrian pembayaran di masing-masing gerai.

Jpeg
Setelah berkeliling melihat menu apa saja yang terdapat di event ini, pilihan saya jatuh pada nasi goreng kambing kebon sirih seharga RP. 33.000 per porsi, eit belum termasuk minum ya, minumnya karena langsung dari pihak sponsor maka harga teh pucuk cuma Rp.5000 saja.


Jpeg

Maknyus ya, event ini memang wajib dikunjungi apalagi bagi yang bertempat tinggat sekitar bekasi, suasananya ajib, fasilitasnya apik, pokoknya keren lah.. hihi.

Wisata Kuliner : Resto Abu Nawas

Kali ini restoran yang kita kunjungi adalah restoran yang bernuansa timur tengah lagi, entah kepengen sekali jadi raja minyak atau jadi wan abud. Nama restorannya adalah restoran abu nawas yang terletak di bilangan Matraman, Jakarta Timur.

lokasi abu nawas

Kalau dari kantor saya, lokasi restoran ini cukup dekat, menggunakan taksi tarifnya tidak sampai Rp. 30.000, tetapi berhubung saya baik hati dan tidak sombong, gak tega ngasih uang pas ke abang taksinya, saya bulatin bayarnya jadi Rp. 50.000.

Berhubung kita datangnya lumayan pagi, kira-kira jam 10:30 kita sudah tiba di sana, sepertinya kita hari itu jadi pengunjung pertama, restoran abu nawas buka mulai jam 10.00.

Bagi yang mau browsing-browsing dulu silahkan akses webnya di http://abunawasresto.com/.

IMG_20140128_115604

View halaman depan

Cari-cari posisi tempat duduk yang lesehan, kami diantar menuju lantai dua, dimana terdapat sekat-sekat ruangan seperti tuan-tuan arab, lengkap dengan tirai dan beberapa bantal. Sayangnya walaupun posisi di pinggir, tetapi view keluarnya kurang menarik.

IMG_20140128_110837

bagian dalam (lt.2)

Menu yang kami pesan adalah 2 (dua) mandi kabsah (nasi mandi+daging kambing), 1 (satu) biryani dajaj (nasi biryani+daging ayam), 1 (satu) poci teh andhani, dan 1 (satu) Sorbath Magadeem (sop buntut).

Soal rasa, kalau saya bandingkan dengan resto hadramaut yang sebelumnya sudah saya kunjungi, yang ini cita rasanya lebih baik. Daging kambingnya lembut, dan matang dengan sempurna, rasanya benar-benar maknyuus..

IMG_20140128_112717

Mandi Kabsah (sorri fotonya agak telat)

Berikutnya soal harga, harganya menurut saya relatif sama ya dengan restoran timur tengah pada umumnya. Bagi sebagian orang cita rasa bisa jadi lebih diutamakan daripada harganya, mengingat bahan baku makanan yang sebagian besar impor langsung dari timur tengah seperti beras contohnya, berasnya beda dengan beras lokal pada umumnya.