Masih ada solusi di kala sulit bro..

Tulisan ini terinspirasi ketika tadi pagi aku menonton acara televisi di metro tv.

Daripada pusing memikirkan kenaikan harga BBM (utamanya premium) yang kisarannya kira-kira akan mencapai 30 persen, telah ada diantara kita yang telah mengaplikasikan bahan bakar gas (elpiji) ke sistem bahan bakar sepeda motor. Teknisnya, yaitu dengan memanfaatkan elpiji yang dibagikan oleh pemerintah, berhubung ukurannya yang terbilang ringan yaitu 3 (tiga) kilogram. Tabung elpiji seperti ini layak untuk diaplikasikan di sepeda motor, karena tidak perlu lagi kita memikirkan pembuatan tabung gas khusus untuk sepeda motor. Tabung elpiji ukuran ini juga sudah amat banyak di pasaran, lagi pula bila gasnya habis cukup lepas tabungnya dan tukarkan dengan yang baru.

Atau bila merasa kurang juga dengan ukuran tabung yang cuma tiga kilogram, ingin yang lebih besar ukurannya. Boleh juga menggunakan elpiji yang berukuran 12 kilogram, wah kalau yang ukuran seperti ini mah kelewatan gede, nanti malah bingung peletakannya.

Prinsip kerja Sepeda Motor berbahan bakar gas :

Prinsipnya tidak serumit yang kita bayangkan, hanya mengganti sistem bahan bakar yang tadinya menggunakan bahan bakar bensin (premium/pertamax) menjadi gas elpiji. Secara teknis tidak ada bagian mesin yang dilakukan perombakan total, bahkan karburator masih yang standar. Kemungkinan hanya pada settingan karburator saja. Saringan (filter) udara dilepas, gantinya dipasang penghubung antara karburator dengan tabung elpiji. Lalu tabung elpiji yang tiga kilogram itu diletakkan di bagian belakang motor dengan menambah pelat besi tambahan.

Prinsip kerja motor bakar

Prinsip motor bakar pada mesin berbahan bakar bensin adalah melakukan pencampuran antara bensin dengan udara dengan perbandingan proporsional 15:1, 15 (lima belas) untuk udara dan 1 (satu) untuk bensin. Karburator bertugas melakukan pencampuran bahan bakar bensin dengan udara dan menyemprotkan campuran bensin dan udara itu dalam bentuk kabut ke ruang bakar. Campuran bensin dan udara disemprotkan ke ruang bakar (combustion chamber) pada saat langkah hisap (suction). Setelah dilakukan kompressi (pemampatan) lalu agar campuran bahan bakar dan udara itu terbakar, busi memercikkan bunga api. dan terjadilah proses pembentukan tenaga (power) sehingga mesin dapat menjalankan kendaraan melalui pengaturan transmisi dan penggerak roda.

Karena sumber bahan bakar yang mudah terbakar tak cuma bensin, ada berbagai sumber bahan bakar lain yang dapat digunakan untuk mesin bensin standar. Seperti pertamax, Aftur, Minyak Tanah, Bio premium dan sebagainya. Gas elpiji (LPG) juga merupakan bhan bakar yang amat mudah terbakar sehingga dapat digunakan sebagai alternatif bahan bakar bensin.

Mengapa yang digunakan gas elpiji ?

  • Alasannya adalah efektifitas pembakaran pada mesin menjadi lebih baik, karena sifat gas elpiji yang mudah terbakar. Bila dibandingkan dengan bensin, gas elpiji akan menghasilkan rasio efektifitas pembakaran lebih besar. Rasio efektifitas pembakaran adalah perbandingan jumlah bahan bakar yang dibakar dengan tenaga yang diperoleh. Mesin berbasis bahan bakar bensin biasanya akan menimbulkan panas berlebih, karena panas yang berlebih inilah terjadi kehilangan tenaga (lost power) sehngga tenaga mesin akan terbuang percuma.
  • Karena efektifitas pembakaran yang lebih baik, maka sudah pasti mesin berbahan bakar gas akan menjadi lebih irit. Menurut pengguna sistem gas ini, satu tabung gas elpiji berukuran tiga kilogram dapat menempuh 150 kilometer, kita cukup merogoh kocek sebesar Rp. 13 ribu. Bandingkan dengan bensin yang satu liternya dalam kondisi jalan di Jakarta normalnya hanya dapat menempuh 40 kilometer (Berdasarkan konsumsi BBM premium motor smash milikku).

Ternyata memang orang Indonesia itu sangat kreatif bro.., benar benar tidak terpikirkan sebelumnya.

Di kala sulit seperti ini ternyata masih ada solusi yang bisa kita perbuat.

Bayangkan, rencananya pemerintah akan menaikkan harga bahan bakar premium dari Rp. 4500 menjadi Rp. 6000.

Mari kita ambil itung-itungan dengan sistem bahan bakar bensin (default)

Motor yang digunakan adalah suzuki smash 110

  • Biasanya aku mengisi bensin sebanyak dua kali dalam satu pekan
  • Jarak pulang pergi dari rumah ke kantor dan sebaliknya adalah 35 kilometer
  • Setiap mengisi bensin aku biasanya merogoh kocek Rp. 10 ribu atau 2,222 liter dalam satuan literan
  • Berarti dalam satu pekan biaya rutin sebelum kenaikan harga BBM adalah Rp. 20 000
  • Kalikan dengan empat pekan (satu bulan) berarti Rp. 80ribu
  • Sekarang bila kenaikan BBM (utamanya premium jadi dilaksanakan) maka
  • dalam setiap kali mengisi bensin aku harus merogoh kocek Rp. 15 ribu dengan jumlah liter yang tidak jauh berbeda.
  • Dalam satu pekan berarti Rp. 30 ribu
  • Berarti dalam satu bulan pengeluaran untuk bensin adalah Rp. 120 ribu
  • Selisihnya adalah Rp. 40 ribu (lumayan untuk mengganti ban dalam saat ban dalam rusak kena paku)

Bila menggunakan sistem bahan bakar gas :

  • Satu tabung elpiji ukuran tiga kilogram dapat menempuh 150 kilometer
  • Biaya pemasangan sistem baru Rp. 300 ribu (untuk membeli tabung gas baru)
  • Dalam satu pekan (lima hari kerja) jarak yang ditempuh adalah 35 kilometer x 5 hari = 175 kilometer
  • Berarti satu pekan diperlukan penggantian dua buah tabung
  • Tabung pertama digunakan dari hari senin sampai kamis, dan tabung kedua diganti pada hari jum’at
  • Kenyataanya adalah lebih murah menggunakan gas elpiji dibanding menggunakan bahan bakar bensin, dengan harga tabung di kisaran Rp. 13 ribu berarti dua tabung adalah Rp. 26 ribu. Sisa gas masih terdapat di tabung untuk 125 kilometer yang dapat digunakan untuk perjalanan pekan berikutnya
  • Akan tetapi harus diingat juga, adalah biaya pemasangan sistem. Bagi sebagian orang biaya sebesar ini masih merepotkan kecuali sudah memiliki tabung gas, jadi tidak perlu lagi invest membeli tabung baru.

Yup, akhirnya penggunaan tabung gas pada sepeda motor menurutku masih sebatas wacana. Karena tidak mungkinlah meletakkan tabung di belakang motor, jadi tidak pantas saja dilihatnya. Apalagi mengganggu jatah penumpang di belakang dan juga dari sisi keamanan. Apakah tabung gas ini cukup aman digunakan pada sepeda motor, bagaimana jika terjadi benturan.

Bagi yang sering bawa boncengan apalagi bila yang dibonceng adalah sang pacar, siap-siap dech dicemberutin. Abis yang disenderin adalah tabung gas, kan lumayan sakitnya (besi sih).🙂

9 pemikiran pada “Masih ada solusi di kala sulit bro..

  1. jujur saja saya sangat takjub dengan berita yang saya lihat di metro mengenai motor tenaga elpiji tersebut, dan saya acungkan jempol untuk penemunya.
    secara pribadi saya sangat tertarik untuk mempelajari mengenai motor tenaga elpiji ini dan ingin belajar, namun sumber yang ada tidak dapat memenuhi keinginan saya, jika berkenan bersediakah saudara membagi ilmu dengan saya

  2. luar biasa mas….
    sebenarnya saya ingin menulis judul yang sama, dan saya berusaha mencari referensi dan ternyata anda lebih menguasai.
    saya minta izin untuk memberikan link langsung ke post anda ini ya….
    thanks…
    salam kenal…

  3. #1
    Terima kasih atas apresiasinya pada artikel ini, akan tetapi untuk prosedur lengkapnya, saya kira bisa menghubungi redaktur metro tv. Untuk mengetahui alamat saudara kita yg berhasil menerapkan sistem ini.

    #2
    Monggo, silahkan mas. Saya turut senang bila artikel saya bermanfaat bwt orang lain.😀

  4. bener banget
    kayaknya hampir sama dengan postingan saya , menjadi manusia kreatif
    supaya negeri ini maju
    bener ngga ?

  5. hebat mas, ini patut ditiru kraetifitasnya…..:)

    keterpurukan, kemiskinan, jangan hanya diratapi tapi dipikirkan solusinya..! terus terang saya bangga ini baru anak negeri….jangan lupa dipatenkan…..!!

  6. Ping balik: koooin.com | Bahan Bakar Alternatif : Motor dengan LPG 3 Kg? wow…

  7. Somehow i missed the point. Probably lost in translation🙂 Anyway … nice blog to visit.

    cheers, Frilly.

  8. saya,masih sedikit bingung mas, tadi anda katakan saringan udara dilepas,truas dibuatkan koneksi dari tabung gas lpg ke karburator,trus untuk pengambilan udara campurannya gimana donk,mesin gak bisa idup klu gak ada udara. sistem buka tutup katup gasnya gimana mas..tks bls ya

  9. Saya saya sangat kagum + bangga atas kreatifitas anak Indonesia
    kalau enggak keberatan, boleh dong bagi-bagi ilmunya. Saya sangat ingin sekali mempraktekkannya, kalo enggak ya dikasih buku panduannya, kalo enggak kasih ya beli juga enggak papa kok.

    Ok selamat ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s